2 Cara Mudah Mengoptimalkan Kinerja VGA Komputer dan Laptop Anda

11:37 PM 1
Seperti yang kita ketahui, video graphic accelerator atau biasa disingkat dengan vga adalah salah satu komponen yang sangat vital perannya dalam sebuah PC atau laptop. Karena peran vital itulah, semestinya kita berusaha agar kondisi vga selalu optimal kinerjanya. Sehingga diharapkan segala beban tugas yang dikerjakan PC atau laptop kita, baik itu rendering, bermain game ataupun sekedar menonton film kesayangan, menjadi lancar dan tidak ada masalah apapun yang terjadi, hanya karena problem vga yang sebenarnya dapat kita cegah, yaitu dengan merawatnya sebaik mungkin. 
2 Cara Mudah Mengoptimalkan Kinerja VGA Komputer dan Laptop Anda

Lalu bagaimana caranya merawat vga dengan baik dan benar, berikut ini saya akan share pengalaman saya selama ini bergumul dan berkutat dengan PC kesayangan saya. 

1. Update Driver VGA Anda

Fungsi update driver tentunya adalah peningkatan kinerja pada video card Anda. Biasanya secara berkala produsen vga card selalu mengupdate driver terbaru di situ website mereka. Misalnya dua produsen raksasa Nvidia dan AMD Radeon, bisa kita rasakan persaingan panas tidak hanya pada hardware, namun software driver mereka semakin hari semakin keren karena efek persaingan tersebut. Jika Nvidia memiliki driver GeForce Experience, maka kini AMD Radeon juga memiliki driver AMD Crimson. Namun dengan catatan, biasanya update driver untuk tiap seri berbeda, maka cek dahulu seri vga Anda sebelum mengunduh driver update tersebut.
2 Cara Mudah Mengoptimalkan Kinerja VGA Komputer dan Laptop Anda

Lalu bagaimana dengan pengguna vga onboard intel HD? jangan khawatir, Anda pun bisa mencari update driver intel HD di situs resminya. Ingat cek selalu seri Intel HD Anda agar sesuai dengan update driver yang diunduh.


2. Jaga Kebersihan VGA

Selain pengoptimalan secara software (perangkat lunak), kinerja vga dapat dijaga dengan cara merawat kebersihan video card dari kotoran secara berkala. Debu-debu yang menempel pada vga akan dapat mengakibatkan kipas hsf menjadi tak berputar sama sekali, dan bahkan rusak. Akibatnya vga akan menjadi kepanasan atau overheating saat kita gunakan sehingga PC dapat hang, restart, atau BSOD (Blue Screen of Death).

Untuk vga pada laptop, kita cukup menjaga kebersihan laptop dari debu dan kotoran lainnya, seperti abu rokok jika Anda seorang perokok misalnya. Karena abu atau debu dapat menyumbat rongga-rongga pembuangan panas pada laptop sehingga mengakibatkan overheat pada komponen-komponen penting seperti vga dan prosesor. Kinerja pun akan melambat.
2 Cara Mudah Mengoptimalkan Kinerja VGA Komputer dan Laptop Anda

Pernah suatu ketika PC adik saya yang biasanya lancar bermain DOTA 2 tiba-tiba menjadi sangat lag / patah-patah. Dia menyangka itu karena virus, memang bisa sih karena sebab itu. Tapi ternyata setelah dicek tak ada satu pun virus. Saya pun mengecek dengan software gpuz, dan ternyata suhu vga tersebut menyentuh angka 100 derajat celcius. Saya lalu membuka CPU nya dan mendapati kipas vga tidak berputar dan rusak karena kotoran. Kami putuskan mengganti fan tersebut dengan yang kompatibel, akhirnya DOTA 2 pun lancar kembali dimainkan. 
2 Cara Mudah Mengoptimalkan Kinerja VGA Komputer dan Laptop Anda

Oiya, saat proses pembersihan tolong lakukan dengan hati-hati. Saya biasa menggunakan kuas cat yang bersih, gunakan secara perlahan hingga semua debu hilang. Saat memasang kembali vga, jangan lupa pasang kembali pin power vga dari power supply (jika vga Anda butuh power pin tambahan).

Sekedar saran saja, gunakan casing tertutup. Bagi sobat yang menggunakan casing terbuka atau memang sengaja dibiarkan terbuka, pastikan hewan serangga, kecoa, dan tikus tidak ada di ruangan Anda. Baru saja seorang kawan mendapati vga MSI GTX 970 4GB-nya rusak karena dikencingi tikus, sehingga saat dia menyalakan PC maka chipset vganya langsung terbakar. Sayang sekali teman saya ditolak garansi (masih ada garansi resmi) oleh distributor MSI karena alasan human error.

Mungkin itu saja Cara Mudah Mengoptimalkan Kinerja VGA Komputer dan Laptop yang dapat saya share kali ini, mungkin ada sobat yang mau menambahi silahkan monggo jangan sungkan...terimakasih.

Performa Intel Pentium Dual Core G4400 feat GTX 750Ti Memainkan Game Fallout 4, Lengkap dengan Screenshotnya

12:40 AM 1
Fallout 4 adalah merupakan game wajib bagi para penggemar genre RPG open world dengan tema modern. Versi PC game ini dirilis tanggal 10 November 2015 lalu, yang bikin para gamer shock adalah permintaan minimal sistem komputer yang dibutuhkan untuk memainkannya. Bethesda Game Studios di steam mematok system requirements yang sangat berat untuk sebuah game yang dinanti-nanti banyak gamer ini. Berikut adalah minimum requirements Fallout 4 versi steam:
Performa Intel Pentium Dual Core G4400 feat GTX 750Ti Memainkan Game Fallout 4, Lengkap dengan Screenshotnya


MINIMUM: 
OS: Windows 7/8/10 (64-bit OS required) 
Processor: Intel Core i5-2300 2.8 GHz/AMD Phenom II X4 945 3.0 GHz or equivalent 
Memory: 8 GB RAM 
Graphics: NVIDIA GTX 550 Ti 2GB/AMD Radeon HD 7870 2GB or equivalent 
Storage: 30 GB available space

Namun demikian ada seorang kawan saya (mas Poetra) yang ngotot dan ngeyel ingin mencoba game Fallout 4 ini di komputer jadulnya yang dia klaim sudah berumur 10 tahun, hehehe weleh-weleh. Spesifikasi komputernya secara garis besarnya saja yaitu; AMD dual core, 2x2GB RAM DDR2, Nvidia Geforce 9400GT 1GB. Akhirnya diinstall-lah Fallout 4 di PC beliau, dan voila..saat mencoba memainkannya, tak muncul gambar apapun alias ngeblank hitam hehehe. Kemudian saya sarankan untuk mencoba meng-upgrade VGA-nya paling tidak ke VGA yang sudah support directx 11, hanya selang waktu beberapa saat NVidia GT 630 2GB GDDR3 merk Digital Alliance (sering teman saya menyebut merk ini "Dijitak Alien" hehe) terbeli, kondisi second alias bekas namun masih waras, hehe. Fallout 4 ternyata mampu dilibas sistem PC mas Poetra dengan enteng walaupun dengan konfigurasi grafik low. Untuk sekedar diketahui, Fallout 4 dengan grafik low pun sudah sangat memanjakan mata kok visualnya, sadis pokoknya. Berikut ini penampakan vga nvidia gt 630 2gb mas Poetra;
Nvidia GT 630 play Fallout 4

Nvidia GT 630 play Fallout 4

Nvidia GT 630 play Fallout 4

Nvidia GT 630 play Fallout 4


Beberapa hari kemudian datang pula seorang kawan yang ingin memasang game Fallout 4 ini di laptopnya dengan spesifikasi; Intel Core i5, 4GB RAM DDR3 dan VGA Nvidia GT820M. Dia dengan jujur ragu apakah kuat laptopnya memainkan game Fallout 4 ini, ragu karena melihat spesifikasi minimum Fallout 4 yang dia lihat di internet dan bertanya apakah ramnya cukup nantinya. Dengan pede saya yakinkan bahwa laptopnya kuat, karena sebelumnya saya sudah mencoba di spesifikasi yang cukup jadul. Dan ternyata game ini cukup lancar dimainkan di laptopnya, dengan setting grafik medium high custom. Artinya game ini tidak butuh prosesor core i5 ataupun AMD Phenom, ram 8GB dan VGA yang disebut-sebut dalam minimum requirements-nya. Berikut ini penampakan laptop teman saya tersebut;
Performa Intel Pentium Dual Core G4400 feat GTX 750Ti Memainkan Game Fallout 4, Lengkap dengan Screenshotnya


Tadi pagi iseng saya mencoba Fallout 4 di sistem PC saya, yaitu:
OS: Win 7 64bit
Prosesor: Intel Pentium Dual Core G4400 3.3 GHz
Memori: 8GB DDR4 Vgen Value
VGA: Nvidia GTX 750Ti 2GB GDDR5 
Driver VGA: Nvidia 361.75
Monitor: LED 19" Philips

Instalasi Fallout 4 membutuhkan ruang hardisk sekitar 24GB, dengan sigap saya test langsung menggunakan opsi grafik custom high dan ultra seperti pada gambar, tentu pada resolusi yang sesuai dengan monitor saya yakni 1366x768. Dan ternyata Fallout 4 dengan mulus dapat dimainkan tanpa ada penurunan FPS(Frame Per Second) yang berarti. Monggo silahkan menikmati screenshot Fallout 4 dari hasil test saya;
Performa Intel Pentium Dual Core G4400 feat GTX 750Ti Memainkan Game Fallout 4, Lengkap dengan Screenshotnya

Performa Intel Pentium Dual Core G4400 feat GTX 750Ti Memainkan Game Fallout 4, Lengkap dengan Screenshotnya

Performa Intel Pentium Dual Core G4400 feat GTX 750Ti Memainkan Game Fallout 4, Lengkap dengan Screenshotnya

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4


Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Intel G4400 play Fallout 4

Setelah melalui berbagai pengalaman tadi, maka saya simpulkan bahwa Fallout 4 cukup hardware friendly meskipun untuk PC jadul sekalipun, asal masih dalam tingkatan kewajaran hehe. So, tunggu apalagi sob? tidak usah ragu memainkan Fallout 4 di spesifikasi hardware di bawah permintaan minimumnya, cukup enteng kok. Salam...

Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

2:44 PM 3
Vga adalah merupakan komponen PC yang menjadi salah satu fokus seorang gamer saat meng-upgrade atau merakit gaming rig-nya. Sebenarnya ada tiga komponen yang berperan penting untuk lancar tidaknya kita bermain game, yaitu: prosesor, ram, dan vga. Jika salah satu tidak seimbang, maka kemungkinan akan terjadi bottle neck yang mengakibatkan kinerja komputer tidak optimal. Sedangkan komponen untuk menjaga hardware PC tetap stabil, awet dan fit adalah power supply unit (PSU). Keempat komponen tersebut wajib kita perhatikan saat merakit gaming rig kita, agar bujet yang kita keluarkan mendapatkan komponen vital yang berkualitas yang berimbas pada masa depan komputer kita nantinya, hehehe.
Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Hari ini, teambubadibako kedatangan vga dari kubu merah, yaitu AMD Radeon Powercolor R7 240 2GB GDDR5. Yang mana merupakan permintaan seorang sahabat di Solo, pemilik salah satu dealer komputer ternama yang menginginkan saya melakukan test terhadapa vga ini dalam menjalankan game GTA 5. Sebab ada seorang user beliau yang ingin memborong sebanyak 20 unit CPU dengan vga ini di dalamnya, asal lancar memainkan game GTA V. ckckck...wow

Unboxing The Card, The Package

Baik mari kita buka paket apa saja yang ada di kardusnya...
Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Yak bisa kita lihat sendiri karena ini adalah vga card value, maka paket pembeliannya pun ternyata minimalis, mungkin untuk menekan harga agar tetap terjangkau yaitu sekitar 9xx ribuan saja. Isi dus vga ini adalah; vga, cd driver, plastik bubble, dan buku putih user manual. Mari kita lihat lebih dekat VGA cardnya...hehe

The Clooser Look



Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Bagaimana sobat? lumayan ganteng kan? hehe...fan hsf yang besar menjamin suhunya tetap adem. Oiya vga ini tidak memerlukan power tambahan, sehingga hemat listrik. Suhu yang dingin, hemat listrik, garansi resmi 2 tahun dari powercolor indonesia...artinya tenang dan nyaman di hati sob hehe...

Test main GTA 5 dan Assassin's Creed Syndicate

Semakin penasaran dengan kinerjanya, saya pun segera menguji Radeon R7 240 2GB DDR5 ini untuk bermain game. Agar lebih optimal kinerjanya, saya tidak menggunakan driver bawaan dari powercolor, akan tetapi mendownload dari situs resmi AMD driver terbaru untuk R7 240. Karena driver bawaan vga biasanya adalah driver lama, semakin baru driver vga maka semakin optimal kinerjanya, so...pantau terus website resmi manufacture vga card kamu ya sobat...hehe.

Di bawah ini adalah setting graphic GTA 5 dan Assassin's Creed Syndicate;



Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Unboxing Powercolor AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 Dan Test Kekuatannya Untuk Main Game GTA V

Ternyata vga ini mampu menjalankan game GTA 5 dengan lancar dengan tampilan visual yang cukup bagus pada resolusi monitor saya LED Philips 19" yaitu 1366x768. Sedangkan untuk Assassin's Creed Syndicate yang lebih berat dari GTA V, vga ini optimal di setting low. Walaupun low, visual grafik Assassin's Creed Syndicate sudah mantap sekali bro...optimal di sini artinya saya mendapatkan FPS (Frame Per Second) 30 ke atas. Untuk video card dengan harga di bawah 1 juta...ajib banget ini sob.

Sayangnya, saya tidak sempat meng-capture screenshot permainannya. Apalagi dengan kesibukan saya di dunia nyata...cuman sempat capture setingan yang nyaman untuk kedua game tersebut dengan vga card ini. 

Berikut ini adalah spesifikasi mesin test bed yang saya gunakan:
Prosesor: Intel Pentium Dual Core G4400 3.3GHz
Ram: 8GB DDR4 Vgen
VGA: AMD Radeon R7 240 2GB GDDR5 (yang diuji kali ini)
Mobo: Asrock H110M
Storage: SSD 128 GB PNY, beberapa Hardisk 3,5"
Monitor: LED Philips 19" seri 191EL (cukup jadul ya? hehe) 

Ok, demikian Review singkat Powercolor R7 240 2GB GDDR5 yang bisa saya sampaikan kali ini. Jangan kapok mampir ke blog kami yang sederhana ini. Salam... 

Review Medieval II Total War, Game Strategi Dengan Keindahan Grafis nan Dinamis

4:14 PM 0
Genre: Real Time Tactics, Tanggal Rilis: 11 November 2006, Developer: The Creative Assembly, Publisher: SEGA, Mode: Single player & multiplayer
Review Medieval II Total War, Game Strategi Dengan Keindahan Grafis nan Dinamis

Jajaran seri Total War semakin lengkap kini, perubahan yang paling berkesan yang saya rasakan adalah pada saat Medieval II: Total War dirilis, yaitu tingkat detail yang tinggi yang dibuktikan dengan setiap unit pasukan Anda tidak ada yang kembar, hal kecil namun sangat terasa keren untuk sebuat game RTS. Medieval II makin menguatkan gagasan bagaimana tampilan game masa depan itu seharusnya.
Review Medieval II Total War, Game Strategi Dengan Keindahan Grafis nan Dinamis

Memang inovasi yang mencolok dari Medieval II Total War adalah peningkatan grafis yang signifikan. Tekstur dan animasi dari tiap model pasukan dalam game memiliki tingkah laku sendiri, walaupun mereka semua tergabung dalam satu unit sekalipun. Feature ini sebenarnya mirip dengan feature game Warhammer: Mark of Chaos.
Review Medieval II Total War, Game Strategi Dengan Keindahan Grafis nan Dinamis

Permainan masih terbagi dalam dua dimensi yang berbeda, yaitu medan pertempuran dan peta dunia. Keindahan grafis Medieval II Total War hanya dapat ditunjukkan secara maksimal di medan pertempuran. Di sini, taktik dan strategi tetaplah menjadi hal yang paling menentukan hasil sebuah pertempuran dan menjadi andalan gameplay dari setiap seri Total War. Anda harus jeli menempatkan dan memilih pertarungan yang Anda ingin hadapi. Strategi dasar tetap berperan penting, contohnya jangan menabrakkan pasukan berkuda Anda ke tengah-tengah unit musuh yang dilengkapi tombak, namun carilah posisi sayap atau belakang dimana mata tombak tidak dapat mengenai pasukan berkuda Anda. Sibukkan dulu pasukan bertombak ini dengan infantri Anda di bagian mukanya, niscaya kemenangan pertarungan menjadi hal yang mutlak.
Review Medieval II Total War, Game Strategi Dengan Keindahan Grafis nan Dinamis

Penempatan pasukan di medan pertempuran seringkali menjadi tolok ukur kemenangan. Pada game ini, hal tersebut dipertegas denga kepintaran AI-nya yang akan menghukum Anda apabila proses deployment Anda buruk.
Review Medieval II Total War, Game Strategi Dengan Keindahan Grafis nan Dinamis

Di peta dunia, Medieval Total War II kini telah mengenalkan peran diplomat, pedagang, bangsawan dan pendeta dalam politik serta perekonomian. Diplomat yang berpengalaman dan banyak dikenal akan mampu menggolkan setiap misi ekspedisi yang diembankan kepadanya. Kemudian peran agama kepercayaan telah lebih banyak ditonjolkan dibandingkan seri sebelumnya. Misi-misi politik memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi apabila ditawarkan kepada bangsa-bangsa yang memiliki agama kepercayaan yang sama. paus malah memiliki kekuatan politis yang kuat dimana ia mampu menggerakkan negara-negara untuk berperang atas dasar kepentingan agama nasrani.
Review Medieval II Total War, Game Strategi Dengan Keindahan Grafis nan Dinamis

Ada beberapa dari para diplomat dan pendeta mengalir darah biru alias anggota keluarga kerajaan. Anda dapat meneruskan silsilah kerajaan Anda dengan menikahkan para anggota kerajaan dengan para ksatria. Sebagai balas jasa, para ksatria ini akan memiliki kualitas yang tinggi karena mereka telah diangkat sebagai anggota keluarga kerajaan.
Review Medieval II Total War, Game Strategi Dengan Keindahan Grafis nan Dinamis

Walaupun menawarkan permainan multiplayer, Medieval II Total War lebih banyak dititikberatkan di skenario Campaign-nya. Anda dapat bermain sembari mengenal sejarah perang abad pertengahan. Campaign memang terbatas hanya pada 5 kekuatan utama di jaman tersebut, namun terdapat total 17 faksi yang dapat dimainkan. Mode multiplayer-nya sendiri terbatas pada Last man Standing dan Revolution yang keduanya memiliki dasar yang sama, yaitu menguasai negara-negara lain dan menjadi penguasa tunggal.

Memang dahulu Medieval II Total War "haus" akan sumber daya. Dibutuhkan setidaknya graphic card kelas mid to high end untuk memainkannya tanpa gangguan terpatah-patah. Walaupun begitu, keindahan grafisnya benar-benar memukau dahulu dengan spesifikasi 2.66 GHz Dual Core, 2 GB RAM, dan 512 MB Geforce 8800 GTX. Artinya game ini cukup ringan sekarang untuk dimainkan di PC atau laptop Anda, hehe.. 

Berikut ini ada Official trailer dari Medieval II Total War:

Spesifikasi PC / Laptop Minimum untuk dapat memainkan Medieval II Total War:
CPU: Pentium 4/Athlon XP
CPU Speed: 1.5 GHz (Celeron 1.8 GHz)
RAM: 512 MB
OS: English version of Microsoft Windows 2000/XP.
Video Card: 100% compatible DirectX 9.0c 128 MB Hardware Accelerated video card with Shader 1 support and the latest drivers
DirectX version: 9.0c
Sound Card: Yes
Free Disk Space: 11 GB of uncompressed free hard disk space

Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition

4:34 PM 27
Generasi baru prosesor Intel telah hadir, prosesor dengan kode sandi skylake (saya sering sebut dengan danau angkasa hehe) ini digadang-gadang oleh Intel sebagai prosesor terbaik mereka yang pernah ada di muka bumi. Tentunya semuanya akan dibuktikan oleh waktu, dimana feedback dari para pemakainya akan bertebaran di dunia maya, seperti saya salah satunya.
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition

Kenapa Saya Memilih Intel

Alasan kenapa saya memilih Intel adalah karena performanya, saya memang baru memiliki PC sendiri sejak tahun 2003 yang sebagian besar fungsinya adalah untuk bermain game. Kala itu prosesor saya adalah Intel Pentium III 800Mhz, Ram SDRAM 256 MB, Nvidia Geforce 2 MX 32 MB, Kemudian saya berpindah kubu ke AMD yang kala itu sangat laris manis karena menawarkan harga murah dengan kinerja yang "katanya" mampu mengalahkan Pentium IV, kalau tidak salah AMD Barton XP prosesornya, selain AMD Athlon XP saya juga memiliki AMD Sempron yang sangat mudah dioverclock ke 3.0 GHz untuk daily use. Menggunakan VGA Nvidia 8800 GT 512 MB dengan RAM DDR2 2 GB dan ternyata masih bottleneck, padahal itu sudah dioverclock procie-nya. Sesuai saran toko komputer kepercayaan saya di Solo, akhirnya saya mengganti prosesor dengan Intel Core 2 Duo E6750 yang performa OC-nya sangat menakjubkan. 
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
unboxing Intel Pentium G4400 skylake

Prosesor Intel Core 2 Duo e6750 tersebut sanggup memaksimalkan kinerja nVidia 8800 GT menjadi optimal, bermain Company of Heroes (yang sedang booming kala itu) menjadi sangat nyaman, berbeda ketika saya memakai prosesor AMD yang ada kala itu. Namun game Company of Heroes sangat sensitif terhadap overclocking, terbukti jika saya overclock prosesor dan vga saya sedikit saja, mengakibatkan komputer hang saat bermain game ini. Padahal saat saya test dengan sintetis benchmark seperti 3DMark sangatlah lancar tanpa ada kendala apapun. 
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
Suhu prosesor Intel Pentium G4400 idle...stok cooler bawaan

Hingga kini saya memilih prosesor Intel sebagai prosesor kepercayaan saya, suhu operasional yang dingin, ketahanannya, dan performa sangat nyaman bagi saya. Dan saya sudah tidak pernah mengoverclocknya lagi, sebab speed default lebih stabil untuk bermain game. Overclock juga mengakibatkan usia pakai hardware menjadi menurun, itu pengalaman saya pribadi, padahal saya sudah mengikuti panduan OC yang aman, seperti mengganti pendingin dengan yang berkualitas, batasan overclock untuk pemakaian sehari-hari dan lain sebagainya. Motherboard rusak, procie cacad, RAM mati semua pernah saya alami saat saya memiliki hobi overclocking. Intel memang pilihan saya, tapi saya tak ingin AMD bangkrut. Kenapa? Jika pemain pasar prosesor hanya tunggal, maka akan terjadi monopoli harga yang akan sangat merugikan konsumen, hehe.
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
suhu prosesor Intel Pentium G4400 full load dengan stok cooler bawaan..adem hehe

Intel Pentium G4400, Dingin dan Bertenaga

Bulan Desember 2015 ini saya memutuskan membeli Intel Pentium G4400 karena ingin merasakan platform skylake dengan dukungan memori DDR4-nya. Kenapa memilih Intel Pentium G4400? Sebab dana saya tidak cukup untuk membeli Intel Core i5 skylake, apalagi Intel core i7 skylake, hehe (Saat ini skylake baru merilis tiga jenis prosesor tersebut ke pasaran). Memori DDR4 8 Gb dengan DDR3 8 Gb harganya hampir sama, so saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Kebetulan saya mendapat bundel Intel Pentium G4400 dengan motherboard merk Asrock H110M. Cukup ekonomis dan menarik, apalagi sudah support multi konektor display untuk onboardnya mulai dari DVI, HDMI, dan D-sub. konektor USB 3.1 juga sudah tersedia dengan dukungan sata 3 untuk port storagenya, hmmm lumayan...
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition

Untuk VGA, sekali lagi karena dana mepet saya mencari VGA second dengan bujet 1.5 jutaan, saya mencari yang masih bergaransi resmi tentunya. Akhirnya saya mendapatkan GTX 750 ti 2 GB dengan merk MSI dalam kondisi yang masih sangat bagus. VGA ini saya rasa cukup untuk melibas game-game terbaru sekalipun dengan resolusi 1366x768 sesuai led monitor yang saya pakai saat ini (LED-nya juga seken nih, hehe).
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition

Untuk urusan storage saya pilih SSD dan beberapa hardisk 3.5". Kebetulan saya mendapati SSD merk PNY dengan kapasitas 120 GB yang katanya merk populer di Amerika sana. Kenapa harus SSD? karena kecepatannya sangat membantu menghilangkan stress saya menunggu proses booting atau shutdown komputer, membuka berbagai aplikasi, meminimize dan proses copy menjadi sangat cepat. Saya nobatkan SSD sebagai storage wajib gamer untuk tahun ini dan tahun-tahun mendatang. Cukup install sistem operasi saja di SSD, maka segala aktifitas di komputer akan menjadi secepat kilat, bahkan jika Anda menggunakan prosesor Intel jadul sekalipun, tetap terasa sangat cepat. Saya sudah membuktikannya di komputer dengan prosesor Intel e7500, Ram 2 GB DDR2, Geforce 8500gs, terbukti SSD adalah obat PC lemot, hehe.

Install Windows 7 64 bit di Intel Pentium G4400 Skylake

Tak kan menjadi masalah jika Anda menginstall Windows 8 atau 10 pada platform Skylake, yang menjadi sedikit problem adalah ketika ingin install Windows 7 di prosesor ini. Seperti saya yang masih setia dengan Windows 7 64 bit karena terbukti ringan dan dapat memainkan berbagai game baru dan lama tanpa ada kendala berarti. Prosesor ini tidak akan mengenali driver USB yang ada di Windows 7, karena sudah menggunakan teknologi USB baru yang hanya ada di Windows 8 ke atas. Sehingga saat instalasi Windows 7, keyboard USB dan mouse USB Anda tak akan terdeteksi. Alhamdulillah, produsen Asrock memberikan fitur emulator port ps2 dalam setting BIOS mobo-nya, sehingga saya hanya cukup meng-enable-kan fitur tersebut khusus saat instalasi Windows 7. Maka mouse dan keyboard USB saya pun langsung terdeteksi, namun untuk mouse fitur scrollnya mati, hehe. Kalau sudah terinstall semua driver bawaan mobo (saya coba pakai driverpack, scrool tetap tidak fungsi) barulah scroll mouse USB saya lancar digunakan. Ada-ada saja "danau angkasa" ini, hahaha....
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
setting yang saya gunakan saat tes unique heaven 4.0

Setelah OS terinstall sempurna beserta driver-drivernya, saatnya melakukan benchmark. Saya memutuskan memakai dua program benchmark yakni Unique Heaven 4.0 dan 3DMark 11. berikut ini saya sertakan screenshot hasilnya.
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
hasil test unique heaven 4.0 pada intel pentium g4400, 8gb ddr4, gtx 750 ti

Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
hasil test 3dmark 11 pada intel pentium g4400, 8gb ddr4, gtx 750 ti
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
Setelah 3dmark saya patch, ternyata terjadi peningkatan signifikan

Untuk Test "Real World" alias nge-game langsung, hasilnya sangat memuaskan. Pertama, game yang saya install adalah Battlefield Hardline yang merupakan seri Battlefield terbaru, dengan resolusi 1366x768 semua setting mentok kanan very high, masih sangat nyaman frame per second yang didapat saat memainkannya. Catatan positif dari Intel Pentium G4400 ini, walaupun saya menggunakan stok cooler bawaannya, namun suhunya pada saat dipakai full load tetap sangat dingin. Amazing pokoknya...
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
test Assassin's Creed Syndicate dengan custom setting kayak gini, hehe...lancar...

Kemudian saya coba lagi memainkan game terbaru dari Warner Bross, yaitu Mad Max, lagi-lagi game berat ini mampu dilibas oleh spesifikasi ramuan saya ini dengan enteng. Seting mentok kanan, resolusi 1366x768 dapat dengan mulus dijalankan tanpa lag sedikitpun.
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
graphic yang luar biasa bagusnya...

Game ketiga yang saya coba adalah MotoGP 15, seri balapan motor terbaru besutan Milestone ini yang konon membuat ngos-ngosan gaming laptop ternyata sangat enteng dimainkan dengan Intel G4400 feat Gtx 750 ti + 8 GB DDR4 RAM. Saya lanjutkan dengan Tes game keempat yaitu Assassin's Creed Syndicate, Nah di game ini seting graphic autonya semua set low. Lalu saya beranikan diri untuk mengubah beberapa opsi seperti ke high seperti pada screenshot di bawah yang telah saya sertakan. Alhasil Assassin's seri terbaru ini tetap nyaman dimainkan dengan frame per second di atas 30 (playable), rata-rata fps-nya 50-an.
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
Assassin's Creed Syndicate = Cowboy Assassin's?...

Tes game selanjutnya belum sempat saya lanjutkan, tunggu saja ya bro artikel-artikel berikutnya tentang prosesor ajaib dengan harga ajib ini, hehe.
Hasil Uji Coba Tes Benchmark Intel Pentium Dual Core G4400 Skylake, 8GB DDR4, MSI Nvidia Geforce GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition
custom setting dengan fps rata-rata di atas 40 an...

Kesimpulan

Intel Pentium G4400 membuktikan bahwa generasi prosesor Intel ke enam ini mengalami kenaikan kinerja yang lumayan tinggi. Suhu operasional yang rendah dan tentunya hemat listrik karena menggunakan proses produksi 14 nm, yang diklaim intel hanya membutuhkan listrik sekitar 54 watt saja. Namun tak ada gading yang tak retak, beberapa laporan user pemakai prosesor Intel Skylake soket 1151 melaporkan prosesor yang bengkok melengkung akibat tidak kuat menahan tekanan dari HSF third party. So, saya sarankan sementara ini menggunakan stok cooler aja bagi yang ingin membeli procie ajib ini....  

Test Bed Hardware: 
  1. Prosesor: Intel Pentium G4400 3.3 Ghz skylake (di bawah 1 juta)
  2. Motherboard: Asrock H110M-HDV (sekitar 1 jutaan)
  3. RAM: 8 GB DDR4 Vgen PC17000 (700 ribuan)
  4. VGA: MSI GTX 750 ti 2 GB Gaming Edition ( 2,4 jutaan baru, untung saya dapat seken hehe)
  5. SSD: 120 GB PNY (700 ribuan)
  6. HDD: 1 TB WDC green & Seagate (seken juga nih hehe)
  7. Optical Drive: DVDRW Liteon (170 ribuan)
  8. PSU: Digital Alliance 400watt Bullet Pure (discontinued product, dapet seken hehe) 
Jadi dengan dana 5-6 juta Sobat sudah dapatkan CPU yang mampu menjalankan game-game terberat sekalipun dengan lancar jaya, aman sentosa, hehe...


Semoga Bermanfaat :)
Salam, Admin - Muhamad Syarifudin